Rabu, 18 Maret 2015

True Love..

Sahabat semua..
Cerita renungan inspiratif kali ini tentang cinta
seorang kakek tua kepada sang istri yang sudah
tidak lagi mengenali dirinya. Sebuah cerita
yang insya allah bisa menyadarkan kita kembali
akan makna sebenarnya cinta sejati. 


Pada suatu hari, Seorang kakek berusia 70-an, datang ke kelinik untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Seorang suster menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, karena semua dokter masih sibuk dan mungkin kakek itu, baru dapat ditangani sekitar satu jam lagi.
Sewaktu menunggu, kakek itu tampak gelisah, berkali-kali ia melirik jam tangannya.
Suster yang melihat sang kakek merasa kasihan dan disempatkannya untuk memeriksa luka kakek itu.
 
Nampaknya cukup baik, sudah kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru.
Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter..
Suster itu pun menanganinya sendiri.

Sambil menangani lukanya, suster bertanya apakah Si Kakek
"Apakah punya janji lain hingga tampak terburu-buru?"

“Tidak. Jawab kakek itu,

Hanya saja, seperti kebiasaanku sehari-hari, aku akan pergi ke rumah jompo untuk makan siang
bersama istriku.” Kakek itu menceritakan bahwa istrinya mengidap penyakit Alzheimer dan sudah dirawat di sana sejak beberapa waktu.

“Apakah istri Kakek akan marah

kalau Kakek terlambat?”

“Tidak… Sebenarnya istriku sudah tidak lagi mengenaliku sejak lima tahun yang lalu”
jawaban itu membuatku tersentak.

“Kakek masih pergi ke sana setiap hari walaupun istri Kakek tidak kenal lagi?”

Pria tua itu tersenyum sambil tangannya menepuk tangan suster itu dan berkata,
“Dia memang tidak lagi mengenaliku, tetapi aku masih mengenalinya, kan..?”

Suster yang mendengar jawaban sang kakek, menahan air mata sampai kakek itu pergi…

Sahabat...

Mungkin sering kita mendengar Kisah mengharukan seperti ini. Walaupun terkadang kita tidak tahu sumber yang pasti dari kisah-kisah seperti ini. Mulai dari broadcast BBM, Whatsapp dan lain-lainnya

Semoga Kisah ini bisa mengajarkan kita tentang arti cinta dan kesetiaan. Mungkin cinta tidak selalu bersifat fisik atau romantis. Cinta terkadang harus bisa menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi.

Ingatlah...

Cinta adalah ketika kamu merasa gembira, dan rela hidup bersamanya dalam suka & duka..
Cinta adalah ketika kamu mau menerimanya, Walau kamu tahu kekurangan yang ada padanya..
  

Jangan pernah kamu sesali CINTA yang hadir..

Karena Cinta adalah anugrah yang harus disyukuri..
Jadikan CINTA sebagai penghias hati disetiap waktu..
Agar cinta dapat memancarkan keindahan hati dengan cahaya iman..

Jadikan CINTA penguat dalam dirimu setiap hari..
sehingga memberikan kekuatan pada ketaatan..
Kembalikan CINTA pada Pemilik-Nya..
Agar CINTA tak tersesat pada kesesatan dunia yg sesaat..


Salaaaaam supeeerrr !!! hehehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar